10 Kegiatan Keren Untuk Mengisi Liburan Semester Agar Lebih Berkesan

Mengisi liburanLiburan semester adalah saat yang ditunggu-tunggu. Liburan semester menjadi saat yang tepat untuk rehat melepas penat setelah rutinitas kuliah yang padat. Biasanya, para mahasiswa pulang ke rumah saat liburan semester. Ada juga yang pergi piknik, berwisata untuk refreshing. Tapi ada juga yang Cuma tetap di kost atau kontrakan, kemudian banyak tidur dan main game terus.

Sebenarnya, ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengisi liburan agar lebih berkesan selain pulang ke rumah atau tiduran di kost dan maen games. Berikut ini diantaranya 10 kegiatan keren yang dapat teman-teman lakukan untuk mengisi liburan semester agar berkesan.

  1. Mengikuti kursus atau training untuk mengasah skill tertentu

Kegiatan pertama yang dapat dilakukan untuk mengisi liburan semester adalah dengan mengikuti kursus, pelatihan atau training untuk mengasah skill tertentu.

Pelatihan apa yang sebaiknya diikuti?

Pelatihan apa saja. Namun usahakan pilih jenis pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan skill teman-teman secara signifikan dan dapat membantu mewujudkan cita-cita. Selain itu, pilihlah jenis pelatihan atau training dengan biaya yang relatif terjangkau dan sesuai dengan minat teman-teman. Sesuaikan pula dengan durasi waktunya sehingga tidak melebihi waktu liburan teman-teman.

Materinya macam-macam. Bisa berupa training desain grafis, training presentasi, public speaking, bahasa inggris, TOEFL Preparation, dan sebagainya. Bisa pula training tentang bagaimana memulai usaha dengan modal kecil dan waktu yang terbatas. Atau, training tentang bagaimana mengasah dan meningkatkan kemampuan diri agar mampu mendapatkan karier impian.

Teman-teman juga bisa memilih bentuk pelatihan atau kursus yang akan diikuti. Bisa berupa kursus off line, dimana teman-teman harus datang dan hadir secara fisik mengikuti training tersebut di sebuah tempat dan waktu tertentu. Keuntungan kursus off line adalah kemajuan perkembangan dan penguasaan materi akan lebih terkontrol. Selain itu, kehadiran yang teratur akan membuat teman-teman lebih disiplin dalam mengikuti kursus.

Namun, teman-teman juga dapat mengikuti kursus online. Keuntungannya, kursus online waktunya lebih fleksibel. Sebab materi kursus bisa didownload atau dibaca dan ditonton di member area. Jadi kita bebas kapan hendak mempelajari dan mengulangnya kembali. Selain itu, kursus online tidak mengharuskan teman-teman hadir secara fisik pada tempat dan waktu tertentu. Salah satu contoh tempat kursus online dengan materi bagus dan harga terjangkau dapat dilihat disini.

  1. Menjadi relawan untuk proyek-proyek sosial

Menjadi relawan? Ya, menjadi relawan. Artinya teman-teman menjalani suatu pekerjaan tanpa bayaran atau imbalan tertentu.

Relawan pada kegiatan apa?

Macam-macam. Misalnya, proyek pembersihan dan pengecatan 15 mushola di sekitar kampus. Proyek pembersihan sampah, penyuluhan kesehatan reproduksi bagi remaja, atau menjadi relawan pada pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu PKK atau Dasawisma setempat.

Bekerjasamalah dengan teman-teman yang lain, atau lembaga nirlaba untuk membantu secara finansial dan legalitas kegiatan. Ajak dan libatkan pula aparat atau dinas-dinas terkait sebagai perwakilan dari unsur pemerintahan.

Ada banyak manfaat yang bisa teman-teman peroleh dengan menjadi relawan, diantaranya, memberikan kepuasan secara kejiwaan karena membantu dan meringankan beban oranng lain. Keuntungan lainnya, teman-teman dapat menambah jaringan (network) dengan banyak pihak. Dan ini sangat bermanfaat ketika teman-teman telah lulus kuliah nantinya.

Manfaat selanjutnya dari kegiatan menjadi relawan ini adalah, jika ada bukti dan dokumentasinya, dapat dijadikan modal pendukung untuk melamar beasiswa perguruan tinggi di luar negeri. Informasi lebih lanjut tentang bagaimana mendapatkan beasiswa ke luar negeri dapat teman-teman lihat di sini.

  1. Mulai membangun personal blog

Personal blog. Idealnya, teman-teman yang sudah hidup di zaman digital ini memilikinya. Sesuai dengan passion dan ilmu yang dimilikinya.

Personal blog adalah kumpulan catatan atau tulisan yang berisi tentang ilmu dan pengalaman atau skill pada bidang tertentu sesuai dengan kecintaan sang pemilik blog. Personal blog menjadi sesuatu yang sudah seharusnya teman-teman miliki karena beberapa pertimbangan, yaitu:

Kepemilikan personal blog menunjukkan bahwa teman-teman cukup melek teknologi. Bukan termasuk kelompok yang gaptek

Pada perusahaan bonafid, berkembang dan banyak memanfaatan perkembangan teknologi digital, kepemilikan personal blog menjadi salah satu pertimbangan diterima atau tidaknya lamaran kerja seorang kandidat.

Personal blog juga menjadi salah satu nilai pembeda yang positif bagi seorang kandidat dibanding kandidat lainnya yang hanya bermodalkan ijazah dan sertifikat saja. Dan tentu saja ini membuka kesempatan lebih lebar untuk meniti karier yang cemerlang.

Keuntungan lain dari memiliki personal blog adalah, jika blog tersebut dikelola dengan profesional, diisi dengan konten berkualitas dan diupdate kontennya secara rutin, maka itu bisa menjadi sarana menghasilkan uang. Entah dengan jalan Google adsense, affiliate program atau yang lainnya. Dan kesempatan untuk membangun personal blog yang keren itu dapat dimulai saat liburan datang.

Jangan berfikir, saya tidak bisa coding, saya tidak bisa pemrograman, saya tidak mengerti urusan cPanel dan hosting, atau fikiran tidak bisa-tidak bisa lainnya. Awal ketika saya membangun blog infomahasiswa.com ini, kondisinya sama dengan teman-teman. Saya tidak mengerti semua hal yang disebutkan di atas. Tapi, seiring berjalannya waktu, kita bisa mempelajari itu semua sedikit demi sedikit sambil jalan. Alhamdulillah, jadilah blog seperti yang sedang teman-teman baca.

Soal tutorial atau panduan mengenai teknis membuat personal blog yang baik dan berkualitas, teman-teman bisa googling sendiri. Demikian juga urusan hosting dan domain, banyak penyedia yang menawarkan dengan beragam harga dan fasilitas. Saya sendiri belajar membangun blog ini dari sini.

  1. Mencoba membuka bisnis atau jasa

Mencoba membuka bisnis atau jasa dapat dijadikan kegiatan alternatif selanjutnya dalam mengisi liburan semester.

Bisnis atau jasa apa kira-kira ya?

Bisnis apa saja. Namun usahakan bisnisnya adalah yang tidak memerlukan modal awal banyak dan dapat dilakukan saat liburan. Lebih baik lagi jika barang yang dijual dapat dikembalikan jika tidak laku. Sehingga resiko ruginya lebih minimal.

Jika layanan jasa, maka usahakan untuk memberikan jasa yang benar-benar anda kuasai. Atau bekerja sama dengan partner yang terpercaya dan telah memiliki reputasi yang baik.

Tentu mencoba bisnis atau membuka jasa di sini targetnya bukan langsung mencari keuntungan tapi targetnya lebih kepada mengasah naluri bisnis dan membina jaringan. Agar setelah lulus, secara mental sudah siap jika ternyata takdirnya bukan menjadi PNS atau karyawan.

Contoh bisnis yang dapat dimulai saat liburan misalnya, jualan siomay dengan 5 level pedas. Jualan nasi goreng dengan aneka topping yang mengugah selera. Atau jual beli HP second.

Contoh layanan jasa yang bsa dibuka saat liburan misalnya, jasa photography, jasa foto prewedding atau menjadi EO (Even Organizer) pada acara seminar dan pernikahan. Contoh layanan jasa lainnya antara lain, jasa freelance untuk desain grafis, membuat video animasi, dan lain sebagainya.

Jika disebutkan dan dibahas satu per satu, terlalu banyak. Tapi intinya, jangan takut mencoba, jangan takut gagal. Toh, target utamanya adalah mencari pengalaman dan mengasah naluri bisnis, bukan langsung mencari profit.

  1. Traveling sebagai backpacker

Traveling sebagai backpacker, bisa menjadi alternatif menarik untuk mengisi liburan semester teman-teman. Sebagai backpacker sederhananya diartikan sebagai perjalanan liburan tanpa menggunakan jasa agen perjalanan atau angkutan travel. Semuanya diurus sendiri, mulai dari urusan transportasi, penginapan dan makan selama dalam perjalanan maupun di tempat tujuan. Berangkatnya bisa sendirian, berdua atau rombongan.

Soal transportasi, bisa naik angkutan umum atau menumpang mobil pengangkut sayur biar lebih irit dan akrab dengan warga. Jika jarak yang akan ditempuh tidak terlalu jauh, sekitar 1 3 kilometer, berjalan kaki saja. Jarak tersebut tidak terlalu melelahkan untuk ditempuh berjalan kaki. Apalagi jika pemandangannya indah atau teman-teman berjalan tidak sendirian.

Soal penginapan, bisa menginap di losmen yang murah, menumpang menginap di rumah warga, atau menginap di mushola atau masjid setempat dengan timbal balik membersihkan kamar mandi, tempat wudhu dan halamannya.

Namun tentu kegiatan ini harus diperhitungkan matang-matang sebelum berangkat. Mulai dari tujuan traveling, rute perjalanan, kondisi keamanan dan sosial budaya setempat, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Menulis buku atau novel

Kegiatan selanjutnya yang dapat dilakukan untuk mengisi liburan semester adalah menulis buku atau novel. Menulis kumpulan cerpenpun boleh. Atau jika teman-teman biasa mengisi kultum atau ceramah di mushola dan masjid setempat, itu juga boleh. Intinya, menulis.

Liburan semester yang cukup panjang, sangat tepat dimanfaatkan untuk mengsah dan memunculkan kemampuan menulis teman-teman.

Menulis itu tidak sesulit yang dibayangkan. Jika teman-teman rajin membaca, itu sudah menjadi modal untuk menulis. Asal berani mencoba dan sering dilatih, maka kemampuan menulis teman-teman akan semakin bagus.

Temanya bagaimana? Temanya bebas. Saran saya mulailah dari hal-hal sederhana di sekitar kita dan dari hal-hal yang kita kuasai. Pengalaman yang teman-teman miliki, jika itu ada ilmu dan manfaat yang bisa dibagikan, bisa juga dituliskan.

Contoh, mungkin ada di antara teman-teman yang pandai membuat soto. Maka tulislah resep tentang bagaimana membuat soto yang enak, khas dan membuat yang makan ketagihan. Urusan gambar dan cover, googling saja di internet. Banyak sekali.

Jika teman-teman punya pengalaman tentang bagaimana menangani kenakalan anak-anak pra sekolah, tuliskan itu. Tuliskan dalam bentuk sebuah buku kemudian tawarkan kepada penerbit. Jika teman-teman belum cukup percaya diri untuk mengirimkannya ke penerbit, terbitkan sendiri atau publish saja di blog.

  1. Magang di institusi atau perusahaan

Magang di perusahaan menjadi pilihan kegiatan mengisi liburan selanjutnya. Magang artinya ikut bekerja di sebuah perusahaan tanpa atau dengan sedikit imbalan. Tujuan magang adalah untuk mencari pengalaman nyata di dunia kerja sambil menyerap ilmu-ilmu yang sering kali tidak diteukan di ruang kuliah.

Magang biasanya dilakukan pada tempat atau perusahaan yang menjalankan ilmu sesuai dengan yang teman-teman tempuh. Misalnya, teman-teman kuliah di peternakan, maka biasanya magang dilakukan di perusahaan pembibitan (breeding farm) atau di perusahaan penggemukan sapi (feedloter). Jika teman-teman kuliah di jurusan PG PAUD, maka biasanya magang dilakukan di PAUD atau TK.

Perlu diketahui, biasanya institusi tempat magang tidak menerima magang individu yang tidak resmi. Sehingga harus ada semacam surat pengantar magang yang mengantarkan kita dari institusi tempat kita berada. Urusan surat pengantar ini bisa diatasi. Teman-teman bisa mengajukan permohonan tertulis kepada Fakultas untuk dibuatkan surat pengantar magang.

Bila telah berada di tempat magang, seraplah segala ilmu dan pengalaman yang teman-teman temukan di sana. Jangan ragu untuk meminta petunjuk harus seperti apa, harus menyiapkan apa ataupun harus mengerjakan apa. Catat, potret dan rekam kegiatan-kegiatan tertentu bila perlu, agar kita bisa mengulang dan menyegarkan kembali pelajaran yang telah didapat selama magang.

  1. Menjadi assisten pada proyek penelitian dosen

Ini kegiatan yang asyik untuk mengisi liburan, menjadi assisten pada proyek penelitian dosen.

Menjadi assisten dosen pada proyek penelitiannya merupakan kesempatan langka dan sangat sedikit mahasiswa yang mendapatkan kesempatan tersebut. Dosen yang hendak melakukan penelitian biasanya membutuhkan assisten untuk membantu memberikan perlakuan pada objek penelitian, mencatat data bahkan kadang sampai membantu menghitung dan menganalisis data yang telah dikumpulkan.

Pada penelitian lain, assisten dosen biasanya juga membantu dalam hal menyebar kuisioner, menemui responden, atau menemani dosen melakukan survei lapangan.

Mengapa dikatakan kegiatan yang asyik? Sebenarnya belum tentu juga, tergantung berat tidaknya penelitian dan bagaimana pula dosennya. Namun secara umum ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari kegiatan menjadi assisten penelitian dosen ini.

Keuntungan pertama, jelas teman-teman mendapat kesempatan untuk melakukan penelitian secara real yang langsung didampingi oleh dosennya. Jika ada hal baru atau tidak dapat difahami oleh ilmu yang telah teman-teman terima selama kuliah, bisa langsung bertanya dan berdiskusi dengan dosennya.

Keuntungan kedua, jika sudah berada pada semester akhir dan sudah saatnya melakukan penelitian untuk skripsi, biasanya kita mendapatkan kesempatan untuk meneliti satu sub bahasan Sub bahasan ini diperbolehkan untuk bahan penelitian skripsi kita. Jadi tidak usah bingung-bingung mencari judul skripsi dan membuat rencana penelitian sendiri.

Keuntungan ketiga, tapi jangan terlalu berharap. Biasanya dosen yang kita bantu proyek penelitiannya, menyediakan anggaran untuk transportasi dan konsumsi para assistennya. Bahkan kadang, jika penelitiannya sudah selesai, para assistennya mendapat sedikit insentif sebagai ucapan terima kasih atas curahan waktu, tenaga dan fikirannya. Lumayan kan.

Bagaimana caranya supaya dapat kesempatan ini?

Pertama, jelas teman-teman harus kenal dan dekat dengan dosennya. Jika tidak kenal mana mungkin dosen akan memilih. Sering-seringlah bertanya dan berdiskusi dengan dosen, tentu tanpa mengganggu aktifitasnya. Bisa juga minta senior untuk membuka komunikasi awal dengan dosen.

Kedua, teman-teman harus memiliki IPK yang meyakinkan. IPK antara 3,25 sampai 3,5 insyaAllah sudah cukup. Akan lebih baik lagi jika teman-teman memiliki nilai A pada mata kuliah pendukung penelitian sang dosen.

Ketiga, teman-teman sebaiknya menyediakan waktu, stamina, dan kesabaran yang cukup. Karena kadang penelitian seperti itu dilakukan dibawah tekanan, butuh ketelitian dan kehati-hatian.

Dengan tiga hal tadi, mudah-mudahan teman-teman dapat menjadi assisten dosen sesuai harapan.

  1. Menghafal Al-Quran

Ini khusus muslim.

Menghafal Al-Quran adalah kegiatan yang mulia dan bermanfaat dunia akhirat. Manfaat dunia, otak teman-teman akan terpacu membentuk sinaps dan jaringan yang lebih kompleks sehingga meningkatkan kemampuan berfikir. Keuntungan akhiratnya, teman-teman akan dimuliakan oleh Allah SWT sesuai dengan kadar hafalan Al-Qurannya.

Tapi ada syaratnya.

Pertama, teman-teman harus sudah memahami kaidah tajwid dan makhorijul huruf dengan baik. Sebab, salah panjang pendek atau salah bunyi huruf bisa merubah arti dari lafadz yang teman-teman baca. Jika pengetahuan tajwid dan makhorijul hurufnya belum bagus, sangat disarankan teman-teman mempelajari dua hal ini terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mulai menghafal Al-Quran.

Kedua, komitmen tingkat tinggi. Sebab menghafal Al-Quran adalah pekerjaan berulang yang sering kali cepat membuat orang bosan. Apalagi jika metode menghafal yang digunakan tidak sesuai dengan gaya belajar yang teman-teman miliki. Hafalan akan seperti susah nyantolnya.

Ketiga, niat yang ikhlas. Niat yang ikhlas ini harus dijaga sampai kapanpun. Agar hafalan Al-Quran yang kita miliki membawa keberkahan dan manfaat dunia akhirat.

Bagaimana caranya?

Cara sederhana namun sangat tidak dianjurkan adalah dengan menghafal sendiri. Sebab kita tidak bisa mengontrol secara tepat kualitas bacaan kita juga tidak memiliki target yang jelas hendak sebanyak apa hafalan yang akan dikejar.

Cara kedua, membentuk kelompok bersama 2 atau 3 teman dengan tujuan sama. Hal ini lebih baik daripada cara pertama. Sebab, teman-teman satu kelompok dapat saling meluruskan jika ada bacaan yang keliru. Teman-teman satu kelompok juga dapat saling menyemangati dan memacu hafalan agar lebih bersemangat lagi.

Cara ketiga, berkomitmen dengan ustadz yang kompeten untuk setor hafalan setiap hari. Ini bisa dilakukan sendiri atau berkelompok. Setiap hari teman-teman harus setor hafalan untuk dichek kualitas bacaannya. Jika dinyatakan lulus baru menambah hafalan

Cara keempat, teman-teman bergabung atau ikut menginap di pondok-pondok pesantren atau lembaga penghafal Al-Quran. Cara ini yang paling baik, sebab secara lingungan sudah terkondisikan dengan sangat mendukung. Juga ada ustadz yang memantau perkembangan dan kualitas hafalan kita.

Oya, ada tips bagaimana menghafal Al-Quran bagi teman-teman mahasiswa yang sibuk. Baca tipsnya di sini.

  1. Berangkat umroh ke tanah suci

Ini khusus muslim juga.

Mengisi liburan semester dengan berangkat umroh ke tanah suci, mungkin hanya dapat dilakukan oleh sebagian orang. Karena biayanya yang memang di luar kemampuan sebagian besar kantong mahasiswa. Namun demikian, alternatif kegiatan ini layak teman-teman coba untuk menemukan suasana dan sentuhan spiritualitas baru.

Bagaimana jika secara keuangan belum mampu?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, jika teman-teman berniat umroh namun masih terkendala biaya.

Cara pertama adalah dengan menabung setiap bulan. Ini cara klasik namun masih cukup efektif untuk mencicil biaya umroh yang rata-rata berkisar 20jutaan. Jika setiap bulan menabung 1 juta rupiah, maka setidaknya, 2 tahun kemudian baru bisa berangkat umroh.

Cara kedua adalah dengan menjadi member, agen atau tim marketing dari sebuah agen travel umroh. Biasanya agen akan memberikan komisi antara 500 ribu sampai dengan 2 juta rupiah untuk setiap pendaftar. Komisi itu dapat dideposit atau disimpan lebih dulu sampai jumlahnya mencukupi untuk biaya berangkat umroh.

Oke, itulah 10 kegiatan keren rekomendasi dari saya yang dapat teman-teman lakukan untuk mengisi liburan semeser agar lebih berkesan. Silahkan dipilih yang sesuai dengan minat dan kemampuan teman-teman. Jangan lupa dibagikan supaya artikel ini dapat memberikan inpirasi kepada lebih banyak orang.




banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *