3 Cara Paling Mudah Mencari dan Menemukan Judul Skripsi atau Karya Tulis

Karya Tulis atau Skripsi adalah salah satu mata kuliah yang berbeda sendiri.Biasanya skripsi ada di semester-semester akhir.Jika semua mata kuliah teori sudah diambil, maka biasanya kita baru bisa mengambil mata kuliah skripsi.

Mata kuliah skripsi agak berbeda dengan mata kuliah lain. Jika mata kuliah lain biasanya teman-teman hanya duduk mendengarkan penjelasan dosen tentang suatu topik tertentu dengan sedikit mencatat. Maka skripsi lebih banyak kepada penelitian dan analisa suatu topic tertentu kemudian  menuliskannya secara runtut dan ilmiah. Tebal tulisan skripsi bisa 50 sampai 200 halaman.Tergantung topik yang dibahas dan lampiran yang disertakan.

Karena sifatnya yang lebih menantang dan tidak seperti mata kuliah lainnya, wajar saja jika mata kuliah satu ini seringkali membuat teman-teman mahasiswa jadi bingung dan stress.

#Bingung, karena tidak ada ide judul atau topik untuk diteliti.Atau juga sudah ada judultapi ditolak komisi skripsi. Sebagian teman-teman mahasiswa yang lain bingung hendak memulai dari mana dan mengerjakan apa dulu.

#Stress, karena harus meneliti suatu topik yang sangat spesifik kemudian membahasnya berdasarkan literatur yang sudah ada.Kalau hanya sekedar membahas sesuai literatur, itu tidak terlalu menguras fikiran.Tapi yang menguras fikiran dan menjadi tekanan batin adalah hasil pembahasan kita terhadap topik yang diteliti, tidak langsung di terima dosen pembimbing.Entah karena referensi pendukungnya kurang banyak, penjelasannya kurang detail, pembahasannya kurang tajam dan macam-macam lagi.

Alhasil, biasanya para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi akan sering bolak-balik revisi dan perbaikan skripsinya. Sekali dua kali sih mungkin wajar. Tapi kalau sampai 6 bulan tidak selesai juga, bikin stress beneran.

Nah, kali ini kami akan bagikan tips untuk mengatasi kebingungan dalam mencari judul skripsi.

Sebenarnya ada banyak cara untuk menemukan ide topik atau judul untuk skripsi kita. Namun pada artikel ini, kami hanya akan membagikan 5 tips saja, bagaimana mengatasi kebingungan mengatasi susahnya mencari judul skripsi. Mudah-mudahan membantu.

1. Pergilah ke Perpustakaan.

Apa yang harus teman-teman lakukan ketika sudah masuk ke perpustakaan? Ketemu petugasnya yang ramah atau sekedar menikmati Wifi gratis?

Sekarang jangan hanya itu. Cobalah cari beberapa skripsi kaka tingkat yang sesuai dengan minat dan kesukaan teman-teman.

Minat dan kesukaan itu maksudnya begini: Bagi teman-teman yang kuliah di Fakultas Ekonomi misalnya, tentu ada banyak tema yang dibahas dan mata kuliah yang diajarkan. Maka mungkin saja ada di antara teman-teman yang suka sama tema ekonomi syari’ah, ada yang suka dengan tema promosi dan marketing, atau mungkinada juga yang suka dengan sisi manajemen dan operasional perusahaan.

Teman-teman berminat dan menyukai tema tersebut bisa karena ada anggota keluarga yang bekerja di Bank Syariah, atau karena nilai mata kuliah seputar tema-tema tersebut dapat A. Bisa juga karena teman-teman berpendapat, karena banyak teman yang mengambil tema seperti itu sehingga pembahasan dan mencari referensinya akan lebih mudah.

Pada fakultas dan jurusan lainpun pertimbangannya kurang lebih sama.

Jika sudah ketemu beberapa skripsi yang sesuai dengan minat dan kesukaan, mari kita baca kemudian fikirkan beberapa variasi dan pengembangannya. Contohnya begini:

Misalnya ada judul skripsi: “Analisis Efektifitas dan Efisiensi Pemasaran Batik Si Kembang dengan Metode Pameran Tunggal dan Sponsorship.”(Ini contoh saja, maaf kalau kurang tepat).

Judul tersebut dapat kita kembangkan menjadi beberapa variasi, misalnya begini:

  1. “Analisis Efektifitas dan Efisiensi Pemasaran Batik Si Kembang dengan Metode Facebook Ads dan Google Adwords. Ini mungkin cocok bagi teman-teman yang berminat dengan dunia online.
  2. “Analisis Efektifitas dan Efisiensi Pemasaran The RoseHotel dengan Metode Facebook Ads dan Google Adwords. Ini mungkin cocok bagi teman-teman yang berminat dengan dunia online dengan objek penelitian yang berbeda.
  3. “Analisis Prosentase Kehadiran dan Respon Karyawan Batik Si Kembang terhadap Penggunaan Presensi Elektronik.” Ini mungkin tepat untuk teman-teman yang berminat dengan sisi manajemennya, dengan mengganti variabel yang diteliti.
  4. “Analisis Prosentase Kehadiran dan Respon Karyawan BMT Ahsanterhadap Penggunaan Presensi Elektronik.” Ini mungkin tepat untuk teman-teman yang berminat dengan sisi manajemen, dengan mengganti objek penelitian.
  5. “Analisis Efektifitas dan Efisiensi Pencatatan Keuangan dan Penggajianpada CV. Batik Si Kembang Batik Si Kembang dengan Menggunakan Sofware PAKP dan Microsoft Excel.” Ini mungkin lebih tepat bagi teman-teman yang menyukai sisi akuntansinya.

Seperti itu kira-kira. Penggunaan untuk Fakultas dan jurusan lainpun sama. Variasikan atau ganti pada Objek Penelitiannya (Perusahan apa, produk apa, dsb.) atau pada Variabel yang diteliti (presensi kehadiran, kenaikan profit, jumlah penjualan, loyalitas karyawan, dsb.)

Bagaimana, sudah ada gambaran?

Oiya, ketika teman-eman membuat skripsi, akan sering bolak-balik ke Perpustakaan. Oleh karena itu usahakan pilih tempat kost atau kontrakan yang relatif dekat dengan perpustakaan. Seperti yang dijelaskan dalam artikel ini.

2. Bertukar pikiran dengan kakak senior atau teman seangkatan.

Mencari ide dengan sesama manusia, untuk sebagian orang, kadang lebih menyenangkan dari pada menatap lembaran-lembaran kertas pada buku dan skripsi.Oleh karena itu, mencari ide tentang judul skripsipun dapat dilakukan dengan bertukar pikiran dengan orang lain, khususnya kakak senior atau teman seangkatan.

Ingat, ini mencari inspirasi atau ide judul skripsi. Bukan PDKT

Cobalah bertanya ke kakak senior, misalnya tentang;

“Sedang mengambil skripsi tentang apa?”

“Penelitian skripsi yang murah biasanya tentang apa?”

“Penelitian skripsinya sudah berapa lama?”

Itu beberapa pertanyaan yang bisa digunakan untuk membuka diskusi dengn teman atau kakak senior terkait skripsi. Jika jawabannya sudah muncul, bisa dilanjut dengan pertanyaan lain seputar ide judul lainnya. Bisa juga bertanya dosen mana yang enak untuk diajak diskusi terkait pencarian tema skripsi.

Jika dengan teman seangkatan, teman-teman bisa bertanya tentang rencana skripsi dia. Apakah dia sudah punya ide judul skripsi yang sudah spesifik atau belum. Jika sudah spesifik apalagi jika sudah diterima oleh komisi skripsi, maka kita bisa mengembangkan judul itu seperti contoh pada teknik point pertama.

Jika teman seangkatan kita juga belum punya judul yang spesifik, atau masih sama-sama bingung, maka bisa untuk diajak diskusi bersama terkait tema. Kira-kira tema apa yang mau dijadikan skripsi. Kalau tema sudah ketemu, baru kemudian masing-masing menentukan judul yang spesifik. Sebaiknya sesuaikan dengan kemampuan akademis atau nilai mata kuliah yang telah diperoleh.

Contohnya begini.

Saat berdiskusi, diketahui ternyata sama-sama memiliki nilai A untuk mata kuliah Teknik Pengelolaan Hasil Ternak dan Manajemen Pengelolaan Hasil Ternak. Dari situ dapat disimpulkan bahwa tema skripsi yang hendak dibahas adalah tentang pengelolaan atau penyimpanan hasil ternak. Bisa penyimpanan untuk daging susu, atau telur.

Lebih spesifik lagi, misalnya bisa dengan langsung menentukan objeknya yaitu telur ayam kampung. Maka dapat ditemukan beberapa judul terkait penyimpanan telur ayam kampung, contoh:

  1. Perbandingan Kerusakan pada Telur Ayam Kampung yang Disimpan dengan Metode Freezer dan Parafin
  2. Perbandingan Jumlah Bakteri dan Lebar Air Sack pada Telur Ayam Kampung yang Disimpan dengan Metode Freezer dan Parafin
  3. Perbandingan Biaya dan Kesukaan Konsumen terhadap Telur Ayam Kampung yang Disimpan dengan Metode Freezer dan Parafin

Kurang lebih begitu. Judul yang lain dan tema yang lainnya, silahkan teman-teman kembangkan sendiri.Oleh karena itu, pilihlah teman yang benar-benar bisa membantu dikala sedang kesulitan seperti ini. Lebih lanjut dapat dibaca di artikel ini.

  1. Bertukar Pikiran dengan Dosen

Bertukar pikiran dengan dosen?! Sebagian mahasiswa enggan bertemu apa lagi bertukar pikiran dengan dosen. Apa lagi kalau dosennya tidak ramah, jutek dan ‘killer’.

Tapi perlu diketahui, tidak semua dosen seperti itu. Banyak juga dosen yang ramah, terbuka dan senang berdiskusi dengan mahasiswa. Beberapa dosen terlihat ‘tidak menyenangkan” mungkin hanya untuk menjaga wibawa saja, atau sedang banyak fikiran terkait penelitian dan kuliah doktoralnya yang belum selesai.

Jadi sekarang jangan takut bertemu dan berdiskusi dengan dosen. Ini demi didapatnya ide skripsi teman-teman. Pada akhirnya, juga untuk kelulusan teman-teman.

Apa yang harus ditanyakan dan didiskusikan?

Sebenarnya, banyak hal yang bisa ditanyakan untuk menggali ide terkait judul skripsi. Namun demikian, jangan sekali kali minta judul mentah-mentah, atau minta judul langsung jadi. Itu namanya ‘malas’ usaha.

Beberapa contoh pertanyaan ini bisa digunakan, misalnya:

“Maaf Pak, saya sedang cari ide judul skripsi, dan saya tertarik dengan pembahasan tentang … (sebut tema yang menarik minat teman-teman, atau mata kuliah yang diajarkan oleh dosen tersebut). Kira-kira ada tema  untuk skripsi yang masih terbuka tidak ya?”

Bisa juga teman-teman mempertajam pertanyaan dengan menanyakan objek penelitian dan variabel penelitiannya.

Jika jawabnya ada, kemungkinan dosen akan menjelaskan beberapa tema, catat tema-tema itu. Setelah itu sampaikan, “Terima kasih pak, saya akan coba kembangkan, lain waktu saya mohon izin berdiskusi lagi ya pak.”

Setelah tema dicatat, silahkan buat beberapa judul seperti pada point pertama dan kedua. Buatlah 3 – 5 buah judul sebagai alternatif. Jika sudah ada 3 – 5 buah judul, segera konsultasikan atau minta saran dengan dosen yang sebelumnya memberi saran. Bisa juga minta saran dengan dosen pembimbing akademik.

Biasanya setelah 2 – 3 kali berkonsultasi, teman-teman akan mendapatkan judul yang layak untuk diajukan ke komisi skripsi.

Selain bertanya tentang tema skripsi, teman-teman juga bisa bertanya tentang proyek penelitian dosen. Barang kali ada proyek penelitian dan teman-teman bisa ikut terlibat di dalamnya.

Jika teman-teman melakukan penelitian skripsi dengan ikut proyek penelitian dosen, maka ada beberapa keuntungan yang akan diperoleh, antara lain:

  1. Tidak perlu repot-repot mencari ide judul skripsi, biasanya sudah disiapkan dosen yang memiliki proyek penelitian tersebut.
  2. Bimbingan lebih intensif dari dosen terkait proses penelitian dan pembahasan hasil penelitian.
  3. Biasanya, dosen juga memberikan daftar referensi yang dimilikinya secara pribaadi, tidak hanya dari perpustakaan.
  4. Biaya penelitian, 75 % – 100 % ditanggung. Jadi teman-teman tidak perlu mengeluarkan biaya untuk penelitian lagi. Paling biaya untuk transportasi dan makan, itupun kadang masih ditanggung.

Tanyakan baik-baik; “Maaf Pak/Bu, saya sedang mencari ide untuk bahan penelitian skripsi belum dapat. Kira-kira saya bisa konsultasi ke siapa ya?”

Atau dengan bertanya langsung:”Maaf Bu/Pak, saya sedang mencari informasi barangkali ada berita tentang proyek penelitian dosen yang mahasiswa bisa ikut terlibat, kira-kira siapa ya?”

Kurang lebih seperti itu.

Sebenarnya, berdasarkan pengalaman, pertanyaan yang diajukan tidak harus seformal itu, itu hanya sekedar contoh saja. Teman-teman bisa menyesuaikan dengan gaya bicara masing-masing dosen. Yang jelas, tetap jaga kesopanan, etika dan tata krama.

Demikian, 3 hal paling mudah yang dapat dilakukan untuk menemukan judul skripsi.

#1. Mengunjungi perpustakaan

#2. Berdiskusi dengan kaka sesior dan teman seangkatan

#3. Berdiskusi dengan dosen.

Mudah mudahan dapat membantu teman-teman mengurangi kegalauan dalam mencari judul skripsi. Jika tulisan ini dirasa bermanfaat, silahkan dibagikan.


banner-1

One thought on “3 Cara Paling Mudah Mencari dan Menemukan Judul Skripsi atau Karya Tulis

  1. maaf kak,,saya lagi nyari topik buat skripsi saya,,metode yang sya gunakan scoring system,dalam pengambilan keputusan,kira-kira yang cocok buat topik nya apa ya kak..bagi pengalaman nya kak,tq kirim ke email ya kak,(bahtiarlubis222@gmail.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *