Tips mencari uang tambahan selama kuliah

Tips untuk mendapatkan uang tambahan saat kuliahMencari uang tambahan bagi mahasiswa selama kuliah adalah sesuatu yang menantang untuk dicoba. Walaupun anda teralahir dari keluarga berada, yakinlah, kalau anda mencoba mencari uang tambahan saat kuliah, itu akan membuat anda memiliki pengalaman, optimisme dan rasa percaya diri yang lebih baik. Apa lagi jika anda terlahir dari keluarga yang kondisi ekonominya pas-pasan. Mencari uang tambahan saat kuliah akan sangat membantu anda melanjutkan ‘hidup’ anda sebagai seorang mahasiswa.
Namun demikian, banyak yang bingung, saat kuliah, mau nyambi kerja apa? Bukankah jadwal kita sibuk dengan urusan kuliah, praktikum, tugas dan laporan? Ya, memang demikianlah kehidupan mahasiswa. Namun beberapa hal ini patut anda coba untuk mencari tambahan uang saat kuliah.
1. Menulis artikel atau cerpen untuk media massa
Tips mencari uang tambahan saat kuliah yang pertama adalah menulis untuk media massa. Menulis memang memerlukan keterampilan tersendiri. Namun jika diasah, tentu anda akan semakin mahir. Menulislah secara rutin, agar keterampilan anda semakin terasah. Banyak media massa yang mau menerima tulisan anda. Carilah media massa yang mempunya jadwal pemuatan regular per pekan misalnya.
Selain menulis di media massa, anda dapat juga menulis untuk menerbitkan sebuah buku. Anda tidak perlu berfikir untuk menulis tentang tema yang berat-berat. Cukup tulislah novel seputar kehidupan sehari-hari anda, tips dan trik atau yang sejenisnya. Anda bisa mengirimnya ke penerbit kemudian menerbitkannya secara jual putus atau menggunakan system royalty.
2. Menjadi guru les privat
Tips mencari tambahan uang selama kuliah yang kedua adalah dengan menjadi guru les privat. Biasanya, para orang tua yang memiliki anak yang masih sekolah di tingkat SD atau SMP akan kerepotan mendampingi anaknya belajar di rumah. Apa lagi jika keduanya sibuk. Maka, ada peluang bagi anda untuk mendampingi anak-anaknya belajar di rumah mereka. Kadang, pengalaman penulis, kita hanya datang dan mendampingi anak belajar, tidak terlalu harus menguasai materi pelajaran. Apa lagi jika anda mengambil anak yang masih sekolah SMP atau SD, pasti pelajarannya sudah dikuasai kan?
Selain menjadi guru les privat untuk mata pelajaran umum semisal matematika, bahasa Inggris, fisika atau yang sejenisnya, anda juga dapat menajdi guru les privat ngaji atau membaca Al-Qur’an. Tidak perlu memiliki suara merdu seperti qori atau qori’ah yang berlaga di MTQ. Anda cukup mengetahui dan memahami hukum-hukum tajwid dan makhroj huruf dengan baik. Soal tarif, coba tanya teman-teman anda yang sudah terjun lebih dulu di dunia les privat, ikuti saja harga pasarannya.
3. Menjaga toko secara part time
Menjaga toko secara part time bisa menjadi cara untuk mendapatkan uang tambahan di sela-sela waktu kuliah. Carilah ritel-ritel yang ada di sekitar kampus. Tanyakan pola kerja dan pergantian shiftnya dan apakah menerima karyawan part time. Jika Ya, ini adalah kesempatan baik bagi anda untuk menambah isi kantong. Namun, jika anda mencoba peluang ini, anda harus pandai-pandai mengatur waktu, karena anda terikat kontrak dengan pihak toko.
Untuk tips ini, saya tidak bisa cerita banyak karena saya tidak mengalaminya. Mohon ma’af ya.
4. Menjadi event organizer
Mencari tambahan uang saat kuliah dengan menjadi event organizer (EO), menurut saya, adalah yang paling asyik. Karena dengan menjadi EO kita tidak hanya mendapatkan uang dan pengalaman, tapi juga banyak hal berharga. Hal-hal tersebut antara lain, jaringan bisnis, pelajaran real tentang team work dan bagaimana berhadapan dengan klien.
Ada banyak EO yang bisa anda garap. Misalnya, EO pernikahan. Jika EO pernikahan yang ada sudah banyak, maka fokuskan pada Islamic Wedding EO, misalnya. Masalah makan atau prasmanan, anda bisa bekerja sama dengan penyedia jasa catering yang ada di kota anda. Demikian juga dengan masalah dekorasi, tenda, tempat dan lain sebagainya. Semuanya dikerjasamakan dengan pihak lain. Anda tinggal minta prosentase, tidak usah banyak-banyak, masing-masing 5% – 10% saja, insyaAllah sudah sangat baik.
Hal lain yang jadi peluang, kalau jadi Islamic Wedding EO, anda juga bisa menyediakan Qori atau Qori’ahnya plus penceramah untuk khutbah nikahnya. Jadi lengkap pelayanannya.
5. Menjadi reseller atau dropshipper online
Tips mendapatkan uang tambahan selanjutnya adalah dengan menjadi pedagang secara reseller atau dropship. Untuk pengertian reseller atau dropship sendiri anda tinggal cari di google, insyaAllah banyak. Nah untuk menjalankan bisnis ini anda bisa memilih secara off line atau online. Jika off line, anda harus rajin-rajin menawarkan barang anda kepada calon konsumen. Baik menawarkan langsung barangnya atau berbekal katalog dan contoh produknya saja. Anda baru order barang kalau sudah ada yang pesan.
Jika anda hendak menjalankan secara online, anda harus punya toko on line sendiri. Jika belum ada modal gunakan saja facebook. Akun facebook yang anda miliki sangat powerful jika digunakan dengan benar untuk menjadi ujung tombak bisnis.
Soal supplier atau penyedia barang, banyak di internet. Ada yang punya web atau toko online sendiri, ada yang di FJB Kaskus, banyak juga di forum-forum lainnya. Yang penting, anda harus jeli memilih supplier terpercaya.
6. Menjadi tukang parkir
Menjadi tukang parkir? Ya, menjadi tukang parkir. Kalau anda gengsian, takut panas, kotor dan jadi ‘agak gelap’ (kulitnya yang jadi gelap maksudnya?) Anda tidak perlu jadi tukang parkir. Walaupun Cuma modal tenaga doang. Buat angkat-angkat motor. Parkir juga harus diatur dan ditata supaya dalam satu area parkir dapat menampung motor dengan efisien. Selain itu, motornya juga dapat keluar masuk dengan gampang.
Memang, kadang harus pilih-pilih tempat yang kira-kira belum ada yang jaga. Atau anda kerja sama dengan pemilik toko tertentu dengan imbalan bagi hasil.
Walaupun anda jadi tukang parkir, anda harus tetap ramah dan murah senyum kepada pengguna jasa. Jangan takut untuk memberikan servis tambahan, misalnya, motor dilap supaya kelihatan lebih bersih. Atau, jok motor diberi pelindung dari kardus atau sisa banner supaya tidak panas. Lebih keren lagi, anda pasang badan membuka jalan untuk menyeberangkan sepeda motor yang hendak berputar arah.
7. Menjadi pedagang makanan
Tips mencari uang tambahan selama kuliah selanjutnya adalah menjual makanan. Menjadi pedagang atau penjual makanan bukan berarti anda harus membuka warung makan, walaupun itu sah-sah saja. Namun yang saya maksud menjadi pedagang atau penjual makanan di sini adalah kita hanya menjualkan saja, tidak perlu membuat. Makanan yang dijualpun makanan yang relatif tahan lama sebangsa roti atau sejenisnya. Jadi anda tidak khawatir akan cepat rusak.
Dasar pemikiran dari usaha menjual makanan ini adalah bahwa di sekitar kampus biasanya bertebaran kost-kostan atau asrama. Rata-rata mahasiswa itu malas keluar, apa lagi jika sedang banyak tugas atau bangun kesiangan. Itu adalah pasar potensial.
Caranya begini: pertama, petakan kost-kostan atau asrama mana yang mau dijadikan target. Pilihlah yang penghuninya banyak, suka makan dan relatif mau dan mampu beli. Kedua, anda beli makanan yang mau anda jual di grosir atau dengan harga grosir. Ketiga, titipkan makanan yang anda jual di kost-kostan atau asrama yang anda target. Jalin kerja sama dengan pengurus atau yang dituakan di kostan atau asrama tersebut. Ajak untuk bagi hasil dari keuntungan penjualan di tempat tersebut. Jadi nanti yang laporan stok barang dan uangnya adalah pengurus atau orang yang anda ajak kerja sama itu. Jangan lupa, harganya dinaikan ‘dikit’.
Kurang lebih itu, beberapa ide untuk mencari tambahan uang selama kuliah. Semoga bermanfaat.



banner-1

2 thoughts on “Tips mencari uang tambahan selama kuliah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *