Tips Memilih Jurusan Kuliah

tips memilih jurusan kuliahTips memilih jurusan sangat penting untuk diketahui para calon mahasiswa sebelum menentukan jurusan mana yang dipilihnya. Memilih jurusan kuliah seperti memilih buah durian. Sangat sulit menemukan durian yang ideal. Aromanya wangi, rasanya enak, buah di dalamnya banyak dan dagingnya tebal. Artinya, memilih jurusan kuliah yang ideal juga sulit. Jurusan kuliah yang ideal adalah yang gampang dapat kerja, biayanya terjangkau, jurusannya sudah terakreditasi, tempat kuliahnya bergengsi, dan cocok dengan hobby.

Namun demikian dari kelima unsur tadi, kita dapat memilih pertimbangan yang sesuai dengan prioritas kita dalam hal Tujuan Kita Kuliah. Berikut ini, kami sampaikan tips bagaimana memilih jurusan kuliah yang tepat. Mudah-mudahan membantu

  1. Lapangan kerja yang terbuka lebar

Prioritas pertama yang biasanya, dan seharusnya, menjadi pertimbangan adalah keterbukaan lapangan kerja setelah lulus kuliah. Hal ini terutama bagi mereka yang berniat bekerja di sektor formal atau kerja kantoran.

Bagaimana kita dapat mengetahui, bidang apa saja yang peluang kerjanya terbuka lebar?

Setidaknya ada dua hal yang dapat dilakukan untuk mengetahuinya.

Pertama, melihat arah kebijakan pemerintah dalam rentang 5 10 tahun yang akan datang. Contoh, jika pemerintah berencana mengembangkan kekuatan sumber daya dan ekonominya berbasis maritim atau kelautan. Maka hampir dapat dipastikan, peluang kerja alumni jurusan di seputar itu akan terbuka juga. Misalnya, jurusan perikanan dan kelautan, manajemen sumber daya perairan, teknologi kelautan, dan sebagainya.

Kedua, melihat trend perkembangan dunia secara umum. Contoh, pada tahun-tahun saat artikel ini ditulis, perkembangan dunia berada pada era digital, smartphone, internet dan social media. Maka hampir dapat dipastikan, tenaga-tenaga yang memiliki skill handal seputar bidang-bidang tersebut seperti, android programming, HTML5, cloud networking ataupun social media marketing, akan diburu banyak perusahaan. Apa lagi jika sudah memasuki era Pasar Bebas dan Keterbukaan. Tenaga kerja dari mana saja akan lebih leluasa bekerja di mana saja.

Adakah yang tidak tergantung dari dua hal tersebut di atas?

Ada, yaitu bidang-bidang yang menjadi kebutuhan hidup banyak orang atau perusahaan. Contoh, bidang kesehatan, baik itu tenaga perawat, farmasi maupun fisioterapi. Bidang atau jurusan kesehatan menjadi salah satu jurusan yang hampir selalu terbuka peluang kerjanya karena semakin banyak penduduk suatu Negara, semakin banyak pula tenaga kesehatan yang dibutuhkan. Pertimbangannya, anda bisa lihat di sini.

  1. Biaya pendidikan terjangkau

Tips memilih jurusan selanjutnya adalah dengan mempertimbangkan biaya pendidikannya selama kuliah. Mulai dari uang awal masuk, seragam, uang gedung, SPP, praktikum dan sebagainya. Jika biayanya terjangkau, terutama biaya rutin tiap semester seperti SPP dan praktikum, jurusan tersebut layak masuk daftar pilihan.

Apakah beda, biaya kuliah di perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS)?

Banyak orang yang beranggapan, PTN lebih murah karena sebagian biaya operasional PTN, seperti gaji dosen misalnya, ditanggung oleh pemerintah. Pada sebagian kasus, pandangan tersebut benar. Tapi tidak semua PTS lebih mahal dari PTN. Ada juga PTS yang memberikan biaya pendidikan yang relative terjangkau

  1. Akreditasi Jurusan

Tips memilih jurusan kuliah selanjutnya adalah dengan melihat akreditasi jurusan yang kita pilih.

Mengapa akreditasi jurusan yang dipertimbangkan? Bukan akreditasi perguruan tingginya?

Memilih jurusan kuliah dengan melihat akreditasi jurusan karena kita sebenarnya akan kuliah dalam arti sebenarnya (kuliah tatap muka, praktikum laboratorium, praktikum lapangan dan sebagainya) dilakukan dan dikelola oleh jurusan. Termasuk tentang muatan kuliah, kurikulum dan hal-hal seputar kuliah. Jika kareditasi jurusannya baik, maka itu menjadi pertanda bahwa pengelolaan kuliah yang dilakukan oleh jurusan tersebut juga baik. Demikian pula sebaliknya.

Namun demikian tentu akan sangat lebih baik jika jurusan dan perguruan tingginya pun terakreditasi. Itu artinya, perguruan tinggi dan jurusan serius mengelola dan meningkatkan kualitas perkuliahannya.

Berapa akreditasi jurusan yang baik untuk dipilih?

Jika anda ingin ideal, tentu jurusan yang berakreditasi A adalah yang terbaik. Namun demikian, jurusan yang berakreditasi A sangat sedikit dan belum tentu cocok dengan harapan dan impian sebagian besar calon mahasiswa.

Namun, usahakan untuk tidak memilih jurusan yang memiliki akreditasi C apalagi jika belum terakreditasi.

Jalan tengahnya, ambil jurusan kuliah yang terakreditasi minimal B.

Darimana kita tahu akreditasi jurusan yang ada di Indonesia? Anda dapat menanyakannya melalui telepon kepada staff pendaftaraan di perguruan tinggi terpilih. Atau, jika anda terkoneksi internet, coba cari tahu di web BAN-PT.

  1. Passion atau cita-cita calon mahasiswa

Tips memilih jurusan kuliah yang terakhir adalah memilih jurusan kuliah sesuai dengan passion anda. Jika anda memilih jurusan berdasarkan passion sendiri, insyaAllah anda akan enjoy menikmati suka duka proses perkuliahan. Sebab anda memang menyukainya.

Contoh, jika anda terlahir di keluarga bengkel, biasanya anda suka mengutak-atik mesin. Jika anda menyukai itu, maka sebaiknya anda kuliah di jurusan seputar mesin, misal teknik otomotif, masin industri berat, atau yang sejenisnya.

Jadi, antara passion dan kuliah, masih tetap nyambung. Oya, bicara tentang passion itu apa, anda dapat membacanya di sini.

Bagaimana jika ternyata passion orang tua yang terpaksa harus diikuti? Nah, jika ini yang terjadi, saya bahas tersendiri, insyaAllah.

  1. Sholat Istikharah

Jika anda masih bingung juga, bagaimana memilih jurusan kuliah yang tepat. Saya menganjurkan, jika anda muslim, lakukanlah sholat istikharah. Sholat 2 rokaat untuk memantapkan pilihan. Ini boleh dilakukan walaupun sekedar memilih jurusan kuliah. Jika pada agama yang lain ada ibadah yang fungsinya sama yaitu untuk memantapkan pilihan, maka lakukanlah sesuai agama anda.

Bagaimana caranya, silahkan tanya kiyai, ustadz atau tokoh agama yang anda percaya. Anda dapat pula mencarinya di internet, pasti ada. Sebagai referensi, anda dapat membaca tentang sholat Istikharah di sini.

Demikianlah, tips tentang bagaimana memilih jurusan kuliah. Semoga tips ini dapat membantu anda menemukan jurusan kuliah yang tepat.



banner-1

Bagikan Tulisan Ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.